Beberapa waktu lalu, Saya telah menulis cara menggunakan Alat Riset
Google terbaru yg bernama Google Keyword Planner (GKP). Kali ini, Saya
akan melanjutkan contoh penggunaan alat tsb pada studi kasus website
toko online member RWP.
Topik website yg diangkat untuk studi kasus tsb adalah website alat-alat kecantikan wanita dg nama situs www.CantikGrosir.com . Target dari penggunaan alat riset Google Keyword Planner ini adalah diketahuinya potensi omset bersih website tsb bisa di atas Rp. 50 Juta sebulan. Saat artikel episode pertama dibuat, omset bersih Bu Danti (pemilik website) berada pada kisaran Rp. 16 Juta sebulan.
13. Tidak semua kata kunci yg ada di tabel nomor 11 di atas sesuai dg
target pasar kita. Untuk itu kita perlu melakukan filter agar yg muncul
adalah kata kunci target sesuai produk kita. Perhatikan cara berikut :
14. Setelah kita memilih sub menu filter di atas, maka akan muncul tanda filter di tabel excel ‘keyword’ :
15. Akan terbuka jendela Autofilter Keyword seperti di bawah :
16. Setelah tekan OK, nanti akan muncul keyword-keyword yg hanya
mengandung kata “kecantikan” atau “pemutih” sesuai filter yg Saya ketik
di atas. Perhatikan hasilnya berikut :
17. Setelah itu, Sobat paste ke halaman excel baru dg klik menu “Insert Worksheet” seperti di bawah :
18. Setelah halaman kerja excel baru terbuka (worksheet), Sobat bisa paste semua keyword yg dikopi tadi sbb :


21. Setelah dibold-kan seperti tabel di atas, segera cari menu Sort & Filter pada sisi kanan atas excel Sobat :
22. Silahkan Sobat urutkan jumlah pencari/bln dari yg terbesar ke yg terkecil (Largest to Smallest):
23. Hasil tampilan urutan keyword berdasarkan jumlah pencari/bulan sudah diurutkan seperti di bawah :
24. Coba Sobat jumlahkan total potensi pasar keyword-keyword hasil urutan seperti tabel di atas. Jika Saya jumlahkan, maka total potensi pasar produk kecantikan dan pemutih kulit wanita adalah 61.470 per bulan :
25. Jika Sobat sudah belajar ilmu SEO Google dg baik dan diprediksi mampu mendatangkan pengunjung 30% dari potensi pasar di atas dg konversi penjualan 10% nya, maka potensi omset adalah sebagai berikut :
26. Perhitungan di atas masih bisa dilakukan untuk keyword lain yg belum kita olah, misalnya keyword “pelangsing”. Kita bisa filter keyword awal seperti tahap 15 di atas dg mengetikkan kata (contains) “pelangsing”. perhatikan contohnya sbb :

27. Hasil dari pengolahan keyword “pelangsing” akan memberikan potensi omset seperti di bawah:
28. Jika kita gabung potensi omset yg berhubungan dg “produk kecantikan, pemutih kulit wanita, dan pelangsing tubuh”, maka akan diperoleh omset bersih lebih dari Rp. 61 Juta :
(Silahkan isi nama & email pada Form Newsletter di sana untuk mendapakan info cara DOWNLOAD GRATIS).
——————————-
Sukses untuk Sobat yg mau berusaha sampai berhasil,
Topik website yg diangkat untuk studi kasus tsb adalah website alat-alat kecantikan wanita dg nama situs www.CantikGrosir.com . Target dari penggunaan alat riset Google Keyword Planner ini adalah diketahuinya potensi omset bersih website tsb bisa di atas Rp. 50 Juta sebulan. Saat artikel episode pertama dibuat, omset bersih Bu Danti (pemilik website) berada pada kisaran Rp. 16 Juta sebulan.
Silahkan Sobat baca kembali artikel : Cara Menggunakan GKP Episode Kesatu>>
Waktu itu kita sudah sampai pada step 11 seperti ini :
11. Kolom Keyword dan Jumlah Pencari sudah dibuat sbb :
Ganti
judul ‘Average Monthly Search’ dg ‘Jumlah Pencari/bln’. Ini baru
Keyword awal yg diolah di excel pertama kali. Masih ada cara pengolahan
berikutnya agar terlihat potensi pendapatan bersih jutaan rupiah dari
kata kunci potensial yg disaring. Jika total jumlah pencari dijumlahkan,
maka terlihat sementara jumlahnya 147.630 pencarian/bln. Ini masih data
kasar.
Lalu kita akan lanjutkan ke urutan kerja nomor 12 di bawah :
12. Pindahkan dulu posisi angka penjumlahan total ke sebelah kanan sbb :
Pindahkan
dulu posisi angka penjumlahan total ke sebelah kanan agar tidak
terganggu saat kita olah datanya. Caranya dengan menarik kotak di
sekeliling angka dg mouse ke kanan.
Hitamkan
semua (bold) kolom A dan kolom B dari atas sampai bawah. Hal ini
bertujuan agar kita bisa melakukan filter utk semua kata kunci di atas.
Tekan menu Sort & Filter yg ada di sebelah kanan atas jendela excel Sobat. Lalu klik sub menu Filter di bagian bawahnya.
Klik tanda panah di kolom keyword, lalu muncul jendela filter baru. Klik “Text filter” dan pilih “Contains”.
Pilih
filter keyword dg “Contains”, lalu ketikkan 1 kata yg menggambarkan
produk kita. Selanjutnya klik centang “Or” untuk memilih filter
“Contains” lagi. Lalu ketikkan 1 kata lagi yg menggambarkan produk kita.
Sobat juga bisa pilih centang “And” jika 2 kata yg diketik ingin muncul
menjadi 1 kata keyword gabungan. Tekan OK.
Perhatikan
tanda panah di atas. Keyword-keyword yg muncul hanya mengandung kata
“kecantikan” atau “pemutih”. Selain 2 kata tsb, keywordnya dihilangkan.
Sekarang Sobat bisa kopi semua keyword tsb dan jumlah pencarinya ke
lembaran baru (sheet). Bold dari atas sampai bawah, lalu klik kanan
mouse Sobat, pilih Copy.
Gerakkan
(scroll) mouse Sobat ke bawah, lalu klik gambar kertas “Insert
Worksheet” untuk membuka halaman kerja baru excel. Di halaman tsb Sobat
akan membuat kerja baru mengelola keyword-keyword yg sudah difilter.
18. Setelah halaman kerja excel baru terbuka (worksheet), Sobat bisa paste semua keyword yg dikopi tadi sbb :
- Silahkan Sobat klik kanan mouse, lalu tekan paste (panah 1). Selanjutnya Sobat arahkan mouse ke tulisan Sheet2 (panah 2), lalu klik kanan dan pilih “Rename” untuk memberi nama worksheet ini (panah 3). Perhatikan gambar berikutnya..!
- Perhatikan, lembar kerja ini sudah diberi nama “kecantikan-pemutih” sebagai penanda bahwa Saya sudah melakukan filter keyword dg 2 kata tsb. Sobat beri saja namanya sesuai keyword masing-masing. Kita bisa buat lembar worksheet baru lagi jika melakukan filter untuk keyword yg berbeda.
Jika
Sobat lihat pada kolom Jumlah Pencari/bln, maka terlihat urutannya
masih acak. Kita perlu membuat urutan dari yg terbesar ke yg terkecil
untuk mengetahui 10 keyword terbaik untuk dimasukkan ke dalam website
nanti. Silahkan Sobat Bold dulu tabel di atas untuk membuat urutannya.
21. Setelah dibold-kan seperti tabel di atas, segera cari menu Sort & Filter pada sisi kanan atas excel Sobat :
22. Silahkan Sobat urutkan jumlah pencari/bln dari yg terbesar ke yg terkecil (Largest to Smallest):
Silahkan
Sobat pilih kolom Sort by berdasarkan “Jumlah Pencari/bln”. Lalu pilih
Order berdasarkan “Largest to Smallest”. Klik OK.
23. Hasil tampilan urutan keyword berdasarkan jumlah pencari/bulan sudah diurutkan seperti di bawah :
Sekarang
sudah terbentuk urutan keyword berdasarkan jumlah pencari/bulan dari yg
terbesar ke yg terkecil. Data ini akan membuat Kita lebih mudah memilih
10 Keyword Terbaik berdasarkan “Potensial Buyer”. Jumlah pencari/bln yg
berjumlah 100 ke atas sudah termasuk bagus.
24. Coba Sobat jumlahkan total potensi pasar keyword-keyword hasil urutan seperti tabel di atas. Jika Saya jumlahkan, maka total potensi pasar produk kecantikan dan pemutih kulit wanita adalah 61.470 per bulan :
Hasil
penjumlahan Potensi Pasar per bulan produk kecantikan wanita ini adalah
61.470. Data ini masih bisa kita sortir lagi untuk mengetahui berapa
prediksi pengunjung per bulan ke website dan berapa prediksi omset Sobat
per bulan. Perhatikan tabel di bawah.
25. Jika Sobat sudah belajar ilmu SEO Google dg baik dan diprediksi mampu mendatangkan pengunjung 30% dari potensi pasar di atas dg konversi penjualan 10% nya, maka potensi omset adalah sebagai berikut :
Potensi
omset produk kecantikan dan pemutih kulit dg keyword hasil olahan kita
lebih dari Rp. 138 Juta/bln jika harga produk @ Rp. 75.000,-. Sedangkan
potensi omset bersih lebih dari Rp. 46 Juta dg asumsi keuntungan produk @
Rp. 25.000,-. Sobat juga bisa hitung sendiri potensi omsetnya
berdasarkan keyword masing-masing.
26. Perhitungan di atas masih bisa dilakukan untuk keyword lain yg belum kita olah, misalnya keyword “pelangsing”. Kita bisa filter keyword awal seperti tahap 15 di atas dg mengetikkan kata (contains) “pelangsing”. perhatikan contohnya sbb :
- Jika filter keyword dilakukan lagi untuk kata “pelangsing”, maka akan didapat 100 lebih kata kunci yg berhubungan dg “pelangsing”. Kita bs mengolah lagi 100-an kata kunci tsb seperti tahap-tahap sebelumnya. Hasilnya bisa terlihat seperti tabel di bawah.
27. Hasil dari pengolahan keyword “pelangsing” akan memberikan potensi omset seperti di bawah:
Potensi
omset produk kecantikan dg keyword kata “pelangsing” bisa mencapai
lebih dari Rp. 46 Juta/bln jika harga produk @ Rp. 75.000,-. Sedangkan
potensi omset bersih lebih dari Rp. 15 Juta dg asumsi keuntungan produk @
Rp. 25.000,-. Sobat juga bisa hitung sendiri potensi omsetnya
berdasarkan keyword masing-masing.
28. Jika kita gabung potensi omset yg berhubungan dg “produk kecantikan, pemutih kulit wanita, dan pelangsing tubuh”, maka akan diperoleh omset bersih lebih dari Rp. 61 Juta :
Potensi
omset bersih produk kecantikan dg kata-kata “kecantikan”, “pemutih”,
dan “pelangsing” adalah Rp. 61 Juta lebih. Hal ini sudah menjawab target
utama tulisan ini untuk menjelaskan potensi omset bersih website member
RWP yg bisa ditingkatkan menjadi lebih dari Rp. 50 Juta/bln (awalnya
hanya Rp. 16 Juta/bln).
Okay, sekian dulu Sobat penjelasan cara menggunakan Google Keyword Planner (GKP) episode kedua. Insya Allah nanti kita sambung lagi dengan GKP episode ketiga. Materi GKP episode ketiga akan berisi tentang cara memilih 10 keyword potensial buyer dan membuat meta tags untuk disisipkan di dalam website (keyword, title, deskripsi).
Silahkan Sobat Download 3 Ebook RWP Gratis yg salah Satunya berisi tentang Penjelasan Cara Menghitung Potensi Omset per bulan & Cara Membuat Meta Tags utk Website. Silahkan Sobat download gratis di situs RWP Senior : www.RahasiaWebsitePemula.com>>Klik(Silahkan isi nama & email pada Form Newsletter di sana untuk mendapakan info cara DOWNLOAD GRATIS).
——————————-
Sukses untuk Sobat yg mau berusaha sampai berhasil,

0 komentar